Kamis, 02 Mei 2013

Macam-macam Jenis Kulit

Artikel #1 : Macam- Macam Jenis Kulit

Kulit hewan merupakan komoditi yang menjadi andalan berbagai macam usaha, seperti sepatu, jaket, dompet, tas, ikat pinggang, topi, dan lain-lain. Banyaknya produk-produk berbahan baku kulit, membuat kulit hewan menjadi salah satu bisnis yang tak pernah pudar.

Kulit merupakan hasil sampingan dari hewan yang dagingnya dikonsumsi. Kulit yang dihasilkan dari binatang yang dagingnya dikonsumsi harganya terjangkau. Sebaliknya, kulit binatang yang dagingnya tidak dikonsumsi harganya cukup mahal seperti kulit buaya, biawak dan sebagainya. Ada jenis binatang langka yang dilindungi dan dilarang untuk diburu misalnya gajah, buaya, harimau dsb, sehingga kulit dari jenis binatang ini juga langka. 

1. Jenis Kulit Berdasarkan Asal Hewan 
- Hewan ternak : sapi, kerbau, kuda, kambing, domba, babi. 
- Hewan melata : buaya, biawak, komodo, ular, kodok.
- Hewan air : ikan pari, ikan kakap, ikan tuna 
- Hewan liar : gajah, harimau.
- Burung : burung unta, ayam.

2. Pembagian Kelompok Kulit
- Kulit besar (sapi, kerbau, kuda, gajah) 
- Kulit kecil (kambing, domba, kijang, kelinci) 
- Kulit reptil (ular, buaya, biawak, kadal, kodok) 
- Kulit ikan (pari, hiu, tuna). 

Kulit yang dihasilkan dari binatang yang dagingnya dikonsumsi harganya relatif murah. Sedangkan, kulit binatang yang dagingnya tidak dikonsumsi harganya cukup mahal seperti kulit buaya, biawak. Ada pula jenis binatang langka yang dilindungi dan dilarang untuk diburu misalnya gajah, buaya, harimau, sehingga kulit dari jenis binatang ini juga langka. 

Berikut ini kulit dari hewan yang dagingnya di konsumsi serta kualitasnya : 

a. Kulit Sapi, banyak dikonsumsi masyarakat luas, kulitnya banyak dibutuhkan dalam industri kerajinan, karena kepadatan kulitnya yang memberikan kekuatan, ukurannya lebih lebar, tebal dan hasilnya lebih mengkilat. Dengan demikian harganya pun relatif lebih mahal. Bahkan bagian dalam kulit hasil split dapat diperdagangkan secara terpisah, misalnya untuk pakaian dalam yang tipis tetapi cukup kuat. 

b. Kulit Kerbau, tidak jauh beda dengan kulit sapi, baik dari ukuran, kekuatan, dan keuletannya. Hanya saja kulit kerbau lebih tebal sedikit dibanding kulit sapi. 

c. Kulit Kambing, banyak terdapat di Indonesia dan digunakan sebagai bahan baku pembuatan barang kerajinan. Karena tidak asing bagi masyarakat luas dan mudah dicari hasil samakannya di toko-toko, harganya pun menjadi agak murah. Ukurannya tidak terlalu lebar, sekitar 28 x 28 cm dengan hasil samakan mengkilap dan ada pula yang berwarna. Kualitasnya berbeda-beda berdasarkan jenis kulit hasil pengolahannya. Kulit ini disukai para pengusaha (kerajinan) kulit sebab mudah dalam penggarapannya. 

d. Kulit Domba, selain ukurannya yang agak kecil dan bentuknya memanjang, kulit domba tidak banyak berbeda dengan kulit kambing. Kulit ini juga mudah didapati toko-toko kulit dalam aneka warna. 


Artikel selanjutnya : Jenis Kulit dalam Industri Perkulitan 


tags: sandal, sepatu, kulit, pria, wanita, moccasin, pantofel, cibaduyut, bandung, produk lokal, sandal teplek, sepatu sandal, sandal gunung, sneakers, slop, boot, outdoor shoes, wedges

0 komentar:

Poskan Komentar